NASIONAL

Vonis 9 Taruna Penganiaya Terlalu Ringan DPR Desak untuk Di Pecat

dprkomisi III mahammad syafei 1

GERINDO (JAKARTA) – Vonios yang di putuskan oleh pengadilan pada 9 Taruna Akpol semarang yang menganiaya seniornya hingga tewas hanya enam bulan ditanggapi oleh Anggota DPR Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Mui tangghammad Syafii menilai, taruna terlalu ringan. Dia mendesak, semua pelaku penganiayaan juga dipecat dari taruna Akpol.

“Kalau ada taruna pelaku penganiaya lulus akademi bahaya ini, memang harus dipecat,” ujarnya,(di kutip dari sindo news.com)

Menurutnya, apa yang dilakukan para sembilan taruna tersebut telah memberikan dampak negatif buat institusi pendidikan terutama pendidikan kedinasan. “Karena pertama memberikan contoh negatif, dan untuk menyelamatkan instasi dari orang yang punya potensi menganiaya sesamanya. Vonis itu enggak cukup dan dia harus diberhentikan,” tegasnya.

Syafii melanjutkan, pendidikan hari ini harusnya jangan hanya mengedepankan pendidikan dalam bentuk materi pelajaran. Namun, lanjutnya, perlu juga diperhatikan pendidikan tentang etika dan moralitas para tarunanya.

“Maka jangan anggap remeh pelajaran agama, dengan agama mereka akan membatasi diri dalam beretika dan perilaku,” ucapnya.

Sementara, Wakil Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa mengatakan, apa yang telah diputuskan hakim merupakan putusan dengan banyak pertimbangan. “Susah kalau sudah menjadi putusan hakim, buat apa lagi dikomentari,” ujarnya ketika dihubungi.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *