HUKRIM

Perampokan Di Daan Mogot: Hasilnya Ternyata Buat Nyalon Kades

 
Perampokan Di Daan Mogot: Hasilnya Ternyata Buat Nyalon Kades
GERBANG INDONESIA, (JAKARTA).-Polda Metro Jaya sudah menangkap 4 orang anggota Geng Lampung yang melakukan aksi perampokan dan pembunuhan pada Davidson di Daan Mogot, Jakarta Barat. Dari keempat tersangka tersebut, salah satu tersangka berinisial Dtk adalah Calon Kepala Desa di Lampung.
 

“Kita lakukan pengembangan. Kita menemukan tersangka Dtk di Lampung. Dtk mencalonkan kades dan sedang kampanye,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono dalam jumpa pers, di RS Polri Kramat Jati, Sabtu (17/6).
 

Menurut penuturan Argo, Dtk diketahui mencalonkan diri sebagai kepala desa di Desa Pardasuka Sekatan, Kec. Pardasuka, Kabupaten Ringsewu, Lampung.

“DTK ini sudah nyalon, sudah mulai kampanye, cari-cari dan kumpulinmassa,” kata Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono saat dihubungi Kompas.com, Minggu (18/6/2017) pagi.

Aris menyampaikan, DTK bersama komplotannya mulai merampok sejak April 2017 lalu. Anggota komplotan ini punya tujuan masing-masing dalam menggunakan uang hasil perampokan, salah satunya DTK yang fokus mengumpulkan dana untuk kampanye dan penggalangan massa.

“Dia ini nyalon, tetapi memang enggak ada kerjaan lagi selain merampok. Dia meyakinkan orang sana yang dipercaya untuk cari massa dengan bilang, ‘Sudah, masalah uang gampang, saya carikan,’ begitu,” kata Aris.

Tersangka Dtk berhasil diamankan setelah pihak Polisi berhasil menangkap tersangka TP dan M. Dtk dan TP dihadirkan saat jumpa pers di RS Polri Kramatjati. Sedang M masih diperiksa intensif.
 

“TP adalah yang mempunyai peran menggembosi ban. Sedangkan M adalah mata-mata yang mengawasi bank. Keduanya tangkap di Bogor dan Lampung. Kita lakukan pengembangan kita menemukan tersangka Dtk di Lampung,” jelas Argo.
 

Sedangkan satu tersangka lainnya, yaitu IR, merupakan wakil kapten dari geng yang menewaskan Davidson tersebut. IR tewas ditembak oleh Polisi setelah melakukan perlawanan, saat dibawa ke Bogor untuk menjaring pelaku lainnya.
 
Davidson dirampok pada Jumat (9/6) lalu. Saat di bank dia sudah diawasi. Dan ketika berkendara para pelaku menebar paku hingga korban mengalami gembos ban.

Saat itu korban turun dari mobil mengecek ban, pelaku datang dan menembak korban. Uang korban Rp 300 juta diambil.
 
(Sumber: Peraknew.com)

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *