NASIONAL

Pembagunan Rumah Sakit Rohingya Bantuan Indonesia Akan Segera Dilaksanakan

menlu1 11

Sedikit nya ada 1,1 juta warga Rohingya yang tidak mendapatkan status kewarganegaraan. Mereka sering mendapat perlakuan diskriminatif dari pemerintahan dan juga masyarakat Myanmar karena dianggap bukan bagian dari identitas bangsa in

Pada 2012, kekerasan meledak di Rakhine saat kelompok radikal Buddha menyerang minoritas Rohingya sehingga menewaskan lebih dari 100 orang. Dampak selanjutnya, ratusan ribu orang melarikan diri dan terpaksa tinggal di pusat penampungan.

Lima tahun sejak kerusuhan itu, lebih dari 125.000 Rohingya masih tinggal di tempat penampungan dengan kondisi yang memprihatinkan. Mereka tidak diperbolehkan pulang ke rumah asal mereka di Rakhine.

Kondisi itulah yang membuat Indonesia mulai memberikan bantuan kemanusiaan darurat berjangka pendek yang kini mulai dialihkan ke dalam bantuan jangka menengah dan jangka dengan membangun rumah sakit di lahan seluas 400 meter perseg

Saati ini ,hampir semua persiapan pembangunan rumah sakit sudah selesai, dari perizinan, desain konstruksi, maupun dana. “Kami hanya tinggal mengurus beberapa izin, dan akan segera membangun rumah sakit tersebut.

demikian di jelaskan oleh Menteri luar negri Retno Marsudi saat menemui sejumlah wartawan satu hari menjelang KTT ASEAN di Manila.

Sebelumnya, Jumat siang, Retno telah bertemu dengan Wakil Menteri Luar Negeri Myanmar Kyaw Tin, untuk membicarakan soal itu. Mengenai akar persoalan status kewarganegaraan Rohingya, mengaku sudah mendesak Myanmar untuk segera melaksanakan rekomendasi tim panel PBB yang meminta pemerintah segera melakukan registrasi dan verifikasi.

“Persoalan kewarganegaraan ini adalah hal penting yang ingin diketahui oleh publik internasional. Saya sudah menyampaikan hal ini kepada wakil mentri Kyaw Tin siang tadi,” pungkas Retn

Presiden Joko Widodo yang tiba di Manila Jumat siang kemarin, akan menggelar pertemuan bilateral untuk pertama kalinya dengan Menteri Luar Negeri Myanmar Aung San Suu Kyi (***)

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *