BERITA UTAMA

Desa Karangmukti Bungursari Bangun Infranstruktur Lingkungan Melalui Dana Desa

foto Karang mukti

Purwakarta-GerbangIndonesia.online – Hampir seluruh jalan setapak (japak) dan Jalan Lingkungan (Jaling) yang sudah terbangun,hanya beberapa gang-gang kecil saja yang belum di cor.direncanakan pada anggaran dana desa tahun2018 seluruh gang sudah rampung terbangun.

Demikian di katakan oleh Kepala Desa Karangmukti H.Endin Jaenudi ,SE kepada gerbangindonesiaonline ( 24/11). Ia mengaku bahwa Sejak kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengklaim bahwa kucuran dana desa sejak 2015 hingga kini sudah mulai terasa manfaatnya bagi masyarakat.

Dengan berbagai Pengembangan fasilitas yang sudah dibangun menggunakan dana desa  terus membantu desa untuk bangkit dan mandiri.

ds karang

Sejumlah ruas jalan baik Jalan lingkungan dan jalan setapak semakin tertata dengan baik sehingga mudah dilalui oleh setiap masyarakat.

Tanggung Jawab berat oleh Kepala Desa dalam penyerepan cukup berat, selain menjadi panutan bagi warga juga sebagai pimpinan yang mampu mengayomi dan mampu membangun desa.

H.Endin Jaenudi,SE kepala desa Karangmukti Kecamatan Bungursari Kabupaten Karawang, dalam komitmenya terhadap amanah warga Karangmukti, terus membenah diri,sebab tidak sedikit gunjingan miring yang di alamatkan pada dirinya sejak terpilih jadi kepala desa.

Namun semua itu dijadikan untuk memotifasi dirinya dalam memberikan pelayanan untuk lebih baik pada warganya, termasuk dukungan pemerintah pusat dalam membangun desa melalui Dana Desa (DD) sejak bergulir pada tahun 2015 tetap akan di jalankan seoptimal mungki, semata-mata bukan untuk pribadi dan kelompok, namun sebagai skala prioritas demi kepentingan masyarakat luas.

“Amanah warga yang saya emban saat ini cukup berat, namun semua itu sudah saya perhitungkan sejak dulu, adapun tudingan-tudingan miring yang di alamatkan pada diri saya ,itu adalah untuk memacu saya untuk semakin memberikan yang terbaik pada warga, apalagi dengan adanya program pemerintah melalui Dana Desa (DD),disini saya harus lebih hati-hati menggunakan, jangan sampai menjadi dana ini menjerat diri saya,akibat keserakahan, yang semata-mata hanya sesaat” terang Endin.

Seraya menambahkan, bahwa konsekwensi sebagai pimpinan di tingkat desa dan manapun, tudingan miring itu pasti,tapi itu tadi, bagaimana kita menyikapinya dengan lapang dada,yang penting kita kerja sesuai tuntutan masyarakat, sama halnya kita dalam penggunaan dana DD, baik itu ADD,kita gunakan sesuai peruntukanya.

Dijelaskan, adapun program pelaksanaan dana desa yang di danai oleh APBN tahun 2017 sebesar Rp. 788.244.908 tahap pertama Endin Jaenudin menjelaskan,bahwa kegiatan difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang meliputi pembangunan rabat beton, diantaranya gang H.Arifin sepanjang 200 meter, gang Enuj 267 meter,gang wakil tala 60 meter, gang sole 50 meter,gang Misjum 220 meter,gang wakil Dana 50 meter,gang Makam RW 001 135 meter,gang Oyi 100 meter,gang Bosih 80 meter,gang Kimin 65 meter,gang masjid 35 meter,gang Saudi 126 meter,gang Ma Rane 238 meter.

Sementara penyaluran DD pada tahap ke dua, dilanjutkan pembangunan rabat beton di gang Pa Neman 300 meter, dan gang Apan 125 meter.

Saat ini warga Karangmukti mulai merasakan akan bantuan pemerintah dalam pembangunan desa, dan ini patut di syukuri semua pihak, ke depan programnya kita akan membangkitkan BUMdesa,renovasi Pos Kesehatan Desa, dan lapangan Olah Raga.

Rasa terimaksihnya pada seluruh lapisan masyarakat Desa Karangmukti dalam mensukseskan pembangunan selama ini,ini semata-mata bukan karena kehebatan, tapi semua  bisa berjalan dengan baik tidak terlepas dari peran serta aparat desa juga masyarakat.

Program Pemerintah pada komitmen memajukan desa di seluruh Indonesia harus kita dukung dan dimamfaatkan sebaik mungkin, artinya pemerintah memberikan pada setiap kepala desa untuk berpacu dalam membangun melalui dana bantua Dana Desa, terang Endin.

Dengan menggandeng masyarakat untuk ikut serta membangun desa secara swakelolah, adalah suatu tuntutan dari program DD, maka kita tetap libatkan warga dan menerima hak nya sebagai pekerja artinya tetap mendapatkan upa layak, pengalokasian dana desa, hingga saat ini berjalan baik dan hampir tuntas.

LEAVE A RESPONSE

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *