HUKRIM

Akibat Di Aniaya Fia Maghfiroh polisikan Suami

KDRT

GERINDO (KARAWANG) – Akibat Di aniaya oleh  suaminya , Fia Maghfiroh (20) warga Dusun Jungklang RT 02 RW 03 Desa Pemekaran Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang melaporkan suaminya Fahmi Agustian ke Mapolre Karawang,minggu (17/9).

Dalam laporan polisi dengan nomor : STTL / 2118 / IX / 2017 / JABAR / RES KRW. Korban yang bernama Fia Maghfiroh menjelaskan, pada hari sabtu tanggal 16 september 2017 bertempat di kontrakan Budi Jl HS Ronggo Waluyo Desa Sirnabaya Kecamatan Telukjambe Timur Kabupaten Karawang diduga telah terjadi tindak pidana KDRT yang dilakukan oleh fahmi suami korban.

“Waktu itu saya bilang minta diaku oleh orang tua pelaku. Terjadi cek cok kemudian fahmi menarik tangan saya kemudian dipelintir dan dicubitin, dan pipi ditampar sebanyak dua kali, lalu didorong ketembok,” terangnya. Senin (18/9).

Malahan kata Fia, tidak hanya sebatas itu kaki kiripun kena tendang. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka memar dibeberapa bagi tubuh, padahal kondisi korban sedang mengandung anak pelaku.

Awl nya Fia tidak pernah bicara dengan orang tuanya dan memyembnyikan kalau memar yang di alami Fia adalah mungkin pengaruh dari kandungan namunkarena deskan orang tua nya akhir nya Ia mengakui bahwa Ia telah di aniaya oleh suaminya.

“Ketika ditanya bapak dirumah awalnya tidak mau jawab, hanya bilang mungkin pengaruh kandungan. Lama-lama ditanya ngaku juga, saya jelasin semuanya. Saat itu juga langsung dibawa kerumah sakit Puri asih Jatisari,” kata Fia.

Asep Rohmatin Orang tua korban mengetahui bahwa anaknya telah di aniaya oleh suaminya dan tidak terima atas perlakukan pelaku.hingga akhir nya Ia membawa anak nya ke kantor Polres Karawang untuk melaporkan tentang kejadian yang di alami anaknya.

Asep Meminta agar polisi  segera menindak pelaku karena ini sudah tidak bisa di tolerir lagi dan sudah menjurus pada tindak pidana kekerasan rumah dalam  tangga (KDRT) pungkas  Asep.

 

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *